Penyaluran Bantuan Langsung Tunai DBHCHT
Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBHCT) tahun 2023 kembali disalurkan di Kabupaten Mojokerto melalui Dinas Sosial Kabupaten Mojokerti. Bantuan dari hasil pajak pita cukai ini diberikan untuk ibu hamil KEK, balita kurang gizi, lansia, disabilitas dan usia produktif yang perlu ditingkatkan ekonominya.
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati di enam titik lokasi yaitu di Pendopo Kecamatan Kemlagi sejumlah 114 penerima (Kec. Kemlagi, Kec. Jetis, Kec. Dawarblandong, Kec. Gedeg) untuk stunting, KEK, dan gizi kurang, titik kedua di Pendopo Mojoanyar dengan penerima sejumlah 146 ( Mojoanyar, Sooko, Puri, Trowulan, Bangsal) untuk stunting, KEK, dan gizi kurang gizi, titik ketiga di Pendopo Kecamatan Mojosari sejumlah 58 KPM ( Mojosari, Ngoro, Kutorejo, Dlanggu, Pungging) untuk stunting, KEK, dan gizi kurang gizi, titik empat di Pendopo Kecamatan Pungging dengan jumlah 202 KPM ( Ngoro, Pungging, Mojosari, Dlanggu, Kutorejo) untuk lansia, disabilitas, P3KE, dilanjutkan titik kelima bertempat di Pendopo Kecamatan Pacet sejumlah 119 KPM ( Pacet, Jatirejo,Trawas, Gondang) dan titik keenam di Pendopo Gondang dengan jumlah 58 penerima (Pacet, jatirejo, Trawas, Gondang) untuk stunting, KEK, dan gizi kurang gizi.
Bupati Mojokerto menjelaskan bahwa bantuan tersebut berupa uang tunai sejumlah Rp. 1.800.000 per KPM dari DBHCT dan diperuntukkan untuk penurunan stunting.
"Semua akan mendapatkan bantuan melalui PT. Pos Indonesia sebesar Rp. 300.000 dan diterimakan langsung 6 bulan dengan total Rp. 1.800.000 tunai.
Tidak ada pemotongan dan semua harus dimanfaatkan dengan sebaik- baiknya. Ini adalah uang dari pajak cukai DBHCHT sisa dari bantuan untuk petani tembakau dan kita fokuskan untuk penanganan stunting, ibu hamil KEK, lansia dan P3KE," jelas bupati.
Bupati Ikfina berpesan kepada seluruh penerima bantuan agar dapat menggunakannya dengan sebaik- baiknya sesuai apa yang diterimakan. Untuk pencegahan stunting dan ibu hamil KEK diupayakan untuk membeli kebutuhan pemenuhan gizi yaitu asupan dengan zat pembangun antara lain daging, ayam, ikan, telur dan susu.
"Ini semua adalah upaya untuk penurunan stunting dimulai dari ibu hamil agar tidak melahirkan bayi stunting,juga untuk balita agar tidak kekurangan gizi. Maka, dengan uang bantun dari DBHCHT dapat digunakan untuk membeli bahan makanan zat pembangun antara lain telur, daging, ayam, ikan dan susu. Saya ingin panjenengan semua berjuang untuk anak- anak panjenengan agar tumbuh cerdas maksimal," pesan bupati.